Indeks

Pembukaan KKL IAIN Pontianak Berlangsung Khidmat di Desa Peniti Dalam II

Mempawah, 23 Juli 2026 – Desa Peniti Dalam II, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, resmi menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Tahun 2026. Kegiatan pembukaan yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) di Aula Kantor Desa Peniti Dalam II berjalan khidmat, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan sebagai awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Sebanyak 40 mahasiswa diterjunkan ke Desa Peniti Dalam II dan dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing beranggotakan 20 orang. Kelompok pertama ditempatkan di Dusun Gedung Intan, sedangkan kelompok kedua di Dusun Sri Medan. Selama pelaksanaan KKL, mahasiswa akan menjalankan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan potensi desa dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Peniti Dalam II Agustono, perwakilan Kantor Kecamatan Segedong, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKL. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung pengabdian mahasiswa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Peniti Dalam II, Agustono, menyampaikan apresiasi kepada IAIN Pontianak yang telah mempercayakan desanya sebagai lokasi KKL. Ia berharap mahasiswa mampu menghadirkan inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Selamat datang para mahasiswa, semoga kalian betah di sini. Buatlah program yang bersinergi dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKL, Muhammad Fazri, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Desa Peniti Dalam II dan seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa merupakan bentuk pengabdian nyata sekaligus komitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat.

“Semoga dengan kehadiran kami di sini dapat memberikan dampak positif bagi Desa Peniti Dalam II, khususnya Dusun Gedung Intan dan Dusun Sri Medan. Kami siap berkolaborasi menghadirkan program yang bermanfaat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) kedua kelompok KKL Desa Peniti Dalam II, Fitri Muthmainnah, M.Pd, turut memberikan arahan kepada seluruh mahasiswa. Ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, menjaga etika selama berada di tengah masyarakat, serta menyusun program kerja yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa.

“Berkoordinasilah dengan perangkat desa, selalu menjaga etika dan tingkah laku, serta buatlah program yang benar-benar dibutuhkan oleh desa. Dengan begitu, program yang dijalankan dapat bersinergi dan, insyaallah, berlanjut meskipun masa KKL telah berakhir,” pesannya.

Ia berharap setiap program kerja lahir dari hasil observasi dan koordinasi bersama pemerintah desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Melalui KKL ini, mahasiswa akan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, sosial kemasyarakatan, dan lingkungan. Pemerintah Desa Peniti Dalam II pun berharap kolaborasi yang terjalin mampu melahirkan program-program yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.

Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa IAIN Pontianak di Desa Peniti Dalam II. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, KKL Tahun 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Dusun Gedung Intan dan Dusun Sri Medan.

banner 728x90
Exit mobile version