Seedbacklink

ABH Pasca LPKA, Luncuran Buku Saku Reintegrasi Sosial

Sebagai Upaya Pemulihan Stigma dan Penguatan Kesempatan Kedua bagi Anak Binaan

Dalam upaya mendorong pemulihan stigma sosial

Pontianak — Dalam upaya mendorong pemulihan stigma sosial serta memperkuat proses reintegrasi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), telah dilaksanakan kegiatan peluncuran Buku Saku Reintegrasi Sosial ABH Pasca LPKA pada hari Selasa tanggal 14 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Inklusi yang berfokus pada pendampingan anak binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan percaya diri.

Buku saku ini disusun sebagai panduan praktis bagi pendamping, keluarga, masyarakat serta pemangku kepentingan dalam memahami proses reintegrasi sosial yang berperspektif inklusif dan berkeadilan. Kehadiran buku saku ini diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen strategis dalam mengurangi stigma negatif yang selama ini melekat pada ABH, sekaligus membuka ruang penerimaan yang lebih luas di lingkungan sosial.

Program Inklusi yang dilaksanakan di LPKA Kelas II Sungai Raya merupakan program strategis yang memberikan pendampingan berkelanjutan kepada ABH. Pendampingan ini tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan di dalam lembaga, tetapi juga pada kesiapan anak dalam menghadapi kehidupan pasca LPKA. Melalui pendekatan ini, diharapkan anak-anak binaan mampu tumbuh dengan harapan baru, memperoleh kesempatan kedua, serta memiliki ruang untuk berkembang dan menemukan makna dalam kehidupan mereka.

Dalam sambutannya pada kegiatan peluncuran, Direktur Eksekutif PKBI Nasional, Ibu Leny Jakaria, menyampaikan bahwa peluncuran buku saku ini merupakan langkah penting dalam memperkuat upaya kolektif berbagai pihak. Beliau berharap, melalui inisiatif ini, PKBI Kalimantan Barat dapat terus mendorong terciptanya ekosistem yang lebih ramah, suportif, dan inklusif bagi remaja, khususnya bagi mereka yang sedang berjuang untuk kembali dan diterima di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pemasyarakatan, organisasi masyarakat, serta komunitas, dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pemulihan dan reintegrasi sosial ABH.

Dengan diluncurkannya Buku Saku Reintegrasi Sosial ABH Pasca LPKA ini, diharapkan upaya pemulihan stigma tidak hanya menjadi wacana, tetapi terimplementasi secara nyata dalam kehidupan sosial, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang setara untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi secara positif di masyarakat.

 

RajaBackLink.com