Menu

Mode Gelap
Tasyakuran dan Pengesahan Warga Baru Tingkat 1 PSHT Cabang Pontianak Berlangsung Dengan Sukses Kapolda Kalbar, Pejabat Baru Tekankan Kolaborasi dan Inovasi  How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers

Berita Kalbar · 21 Jul 2025 12:48 WIB ·

Bersama Yayasan Zahabat Eksyar Indonesia, AASI adakan Roadshow Gema Asuransi Syariah Indonesia 2025


 Bersama Yayasan Zahabat Eksyar Indonesia, AASI adakan Roadshow Gema Asuransi Syariah Indonesia 2025 Perbesar

KALBAR – Minggu, 20 Juli 2025, Yayasan Zahabat Eksyar Indonesia (ZEI) bersama Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia mengadakan rangkaian Roadshow Gema Asuransi Syariah (GEMAS) 2025 di Kalimantan Barat. Turut mengundang pemateri dari Bank Indonesia KPW Kalimantan Barat dan Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Barat, GEMAS 2025 dihadiri oleh siswa-siswi SMA/sederajat dari perwakilan berbagai sekolah.

Ekonomi syariah yang tengah menjadi perbincangan hangat Indonesia menjadi topik yang tak bisa lagi dianggap sepele. Cita-cita  sebesar visi “Indonesia sebagai pusat rujukan ekonomi syariah dunia” tentu perlu pergerakan dari banyak elemen masyarakat.

Menyadari literasi dan inklusi ekonomi syariah yang perlu dimasifkan, roadshow ini dilaksanakan di 12 titik di Indonesia dengan sasaran audiens yang beragam untuk menjamah berbagai segmen usia dengan merata.

Kalimantan Barat menjadi Roadshow urutan ke-5 dari titik-titik yang sudah direncanakan.

Mengusung tema “Ngobrol Bijak: Kenapa Kita Butuh Perlindungan Sejak Muda?”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang asuransi syariah dan manfaatnya serta meningkatkan pengetahuan anak muda tentang prinsip-prinsip syariah Islam dalam kegiatan ekonomi dan keuangan.

Bersama AASI, Yayasan Zahabat Eksyar Indonesia juga turut mengundang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Ibu Dede Yetti Suminar, S.T., M. Pd yang sekaligus menjadi Keynote Speech di awal sesi. Kemudian dihadiri juga oleh perwakilan Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Cabang Pontianak, Ketua KSEI CIES FEBI IAIN PONTIANAK dan juga para guru dari masing-masing sekolah yang mendampingi kehadiran siswa-siswi mereka.

Adapun materi yang disampaikan diantaranya ada “Ekonomi Syariah dan Perannya dalam Perekonomian Indonesia”, yang disampaikan oleh Ibu Trisna Handayani, manager FPPUKIS (Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM, Keuangan, Inklusi dan Syariah) selaku Perwakilan dari Bank Indonesia Kalimantan Barat, kemudian ada “Sektor Jasa Keuangan Syariah” yang disampaikan oleh Bapak Achmad Orissaputra, A. Md, S. Ak, asisten manager, perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat, dan yang terakhir ada “Literasi Asuransi Syariah” yang dibawakan oleh Ibu Ely Aswita, S.H, M.Si, ASPM, AAIJ, AIIS selaku pengurus bidang literasi, edukasi dan perlindungan konsumen dari AASI.

Materi disampaikan di ruang Aula Bank Indonesia itu, di sambut dengan antusias peserta yang sangat baik, siswa mendengarkan dengan baik dan aktif menjawab pertanyaan dari narasumber, sertaberlomba-lomba untuk mengajukan diri sebagai penanya.

“Materi ini penting sekali, siswa harus tau apa perbedaan dari produk-produk syariah dan konvensional”. Kata Ibu Ely Aswita, S.H, M.Si, ASPM, AAIJ, AIIS dalam penyampaian materinya.

Hal ini dinilai penting karena banyak dari masyarakat yang masih menganggap keduanya tak ada pembedanya. Ini menjadi fokus penting kita untuk menedukasi ekonomi syariah lebih luas lagi.

Selanjutnya Bapak Achmad Orissaputra, A. Md, S. Ak juga memberikan banyak contoh produk syariah yang cocok untuk pelajar, dan Ibu Trisna Handayani juga turut memberikan informasi menarik tentang kegiatan yang bertema ekonomis syariah dalam waktu dekat.

Leader Zahabat Eksyar Indonesia Kalimantan, Baiti Jannati, S.E, juga menyampaikan urgensi diadakannya Roadshow GEMAS 2025 ini dalam Welcome Speech-nya di awal acara “Bahwa gen z harus menyadari pentingnya peran mereka dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat perekonomian syariah dunia. Terlebih para siswa jenjang akhir yg pada dasarnya memiliki dwifungsi peran yakni memahami materi di sekolah dan menjadi katalisator, baik terhadap masyarakat sekitar pada umumnya maupun skala mikro yakni di internal keluarganya sendiri. Inilah momentum untuk kita memperluas wawasan dan kembali mendiskusikannya di bangku sekolah, guna penerapan konkret di lingkungan sekitar.”

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Penemuan Jasad Bayi di Kubu Raya, Polisi Buru Orang Tua Pelaku

3 Februari 2026 - 19:20 WIB

Maxim Nobatkan Mitra Ojol Terbaik Pontianak dalam Program Best Driver

26 Desember 2025 - 10:17 WIB

AMAN Kalbar Ajak Masyarakat Menyikapi Perayaan Tahun Baru 2026 secara Bijak

25 Desember 2025 - 14:50 WIB

Yakorma Tunjuk PT. Passi Tirta Agung Untuk Produksi Air Mineral Neilos Equator Milik Yakorma

22 Desember 2025 - 16:23 WIB

Abdul Rohman Nahkodai HMI Cabang Mempawah, Misi Teguhkan Semangat Solidaritas 

22 Desember 2025 - 11:40 WIB

HMI Mempawah

Gus Rijal Mumazziq Z: Mendidik Satu Perempuan Hakikatnya Mendidik Satu Generasi

17 Desember 2025 - 09:13 WIB

Trending di Berita Kalbar