Menu

Mode Gelap
Tasyakuran dan Pengesahan Warga Baru Tingkat 1 PSHT Cabang Pontianak Berlangsung Dengan Sukses Kapolda Kalbar, Pejabat Baru Tekankan Kolaborasi dan Inovasi  How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers

Berita Kalbar · 23 Okt 2024 17:56 WIB ·

Calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Menekankan Pentingnya Hilirisasi


 Calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Menekankan Pentingnya Hilirisasi Perbesar

BERITABIRNEO.CO.ID Kubu Raya- Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, menekankan pentingnya hilirisasi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Kalbar. Hal ini Midji sampaikan dalam Debat Pertama Pilkada Kalbar 2024 saat menjelaskan visi misinya untuk memajukan perekonomian daerah.

Sutarmidji menyebut bahwa saat ini pendapatan masyarakat Kalbar masih bergantung pada sumber daya alam (SDA), yang menyumbang sekitar 30 persen dari pendapatan masyarakat. Namun, menurutnya belum memberikan dampak signifikan, karena disebabkan lambatnya proses hilirisasi di Kalbar.

“Sehingga peningkatan nilai tambah untuk percepatan kesejahteraan masyarakat perlu dilakukan,” ujarnya, Rabu (23/10/2024).

Sutarmidji kemudian mencontohkan potensi nilai tambah dari hilirisasi bauksit yang dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian daerah. Dia menjelaskan, jika bauksit diolah menjadi alumina, nilai tambahnya bisa meningkat 19 kali lipat, dan apabila diolah menjadi aluminium, nilai tambahnya bahkan bisa mencapai 49 kali lipat.

“Ini lah yang harus dilakukan dan akan terus kami dorong agar pendapatan per kapita masyarakat Kalbar menjadi lebih baik,” katanya.

Selain itu, Sutarmidji juga menyinggung tentang indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalbar yang saat ini berada di angka 70,47. Meskipun masuk kategori tinggi, dia merasa masih ada ruang untuk perbaikan dan peningkatan.

“Sehingga kita perlu percepatan untuk peningkatan IPM ini,” ucapnya.

Sutarmidji menambahkan bahwa penurunan angka kemiskinan juga menjadi salah satu indikator peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sutarmidji menyebut bahwa sejak tahun 2019, angka kemiskinan di Kalbar telah menurun dari 7,49 persen menjadi 6,32 persen. Namun, hal ini harus terus diupayakan agar semakin menurun.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Tebus Sembako Murah, Fenty Noverita: Kami Ingin Membantu Masyarakat Memperoleh Kebutuhan Pokok Terjangkau

7 Maret 2026 - 00:14 WIB

Penemuan Jasad Bayi di Kubu Raya, Polisi Buru Orang Tua Pelaku

3 Februari 2026 - 19:20 WIB

Maxim Nobatkan Mitra Ojol Terbaik Pontianak dalam Program Best Driver

26 Desember 2025 - 10:17 WIB

AMAN Kalbar Ajak Masyarakat Menyikapi Perayaan Tahun Baru 2026 secara Bijak

25 Desember 2025 - 14:50 WIB

Yakorma Tunjuk PT. Passi Tirta Agung Untuk Produksi Air Mineral Neilos Equator Milik Yakorma

22 Desember 2025 - 16:23 WIB

Abdul Rohman Nahkodai HMI Cabang Mempawah, Misi Teguhkan Semangat Solidaritas 

22 Desember 2025 - 11:40 WIB

HMI Mempawah
Trending di Berita