Ketapang — Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Ketapang akan menyelenggarakan Turnamen Sepak Bola Mini Instansi & BUMN Kabupaten Ketapang 2026, sebuah ajang kompetisi yang mempertemukan tim-tim dari berbagai instansi pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta lingkungan kerja di Kabupaten Ketapang.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus hingga 6 September 2026 di Lapangan Garuda Mini Soccer Ketapang, dengan waktu pelaksanaan pertandingan mulai pukul 07.30 WIB hingga 21.15 WIB. Kompetisi menggunakan sistem gugur dan akan diikuti oleh sebanyak 32 tim peserta.
Kegiatan ini menjadi salah satu program KSMI Kabupaten Ketapang dalam memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam olahraga sepak bola mini sekaligus membangun hubungan dan silaturahmi antarkaryawan, instansi, serta BUMD yang ada di Kabupaten Ketapang.
Pendaftaran peserta sendiri dibuka mulai 1 hingga 26 Agustus 2026, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp1.000.000 per tim. Panitia menyediakan kuota terbatas sebanyak 32 tim sehingga peserta yang berminat diharapkan segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi.
Ketua Panitia Penyelenggara Turnamen Sepak Bola Mini Instansi & BUMD Kabupaten Ketapang 2026, Jupri Ardianto, yang juga merupakan Ketua Komisi Usia Muda KSMI Kabupaten Ketapang, menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus sarana mempertemukan berbagai instansi dan BUMN dalam suasana olahraga yang sehat dan penuh kebersamaan.
Menurut Jupri, turnamen ini diharapkan dapat memberikan ruang kepada para pegawai dan karyawan dari berbagai instansi untuk beraktivitas olahraga, membangun komunikasi lintas lembaga, serta mempererat hubungan yang selama ini terjalin dalam lingkungan pekerjaan.
”Turnamen ini kami hadirkan bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan membangun kebersamaan antarinstansi serta BUMN yang ada di Kabupaten Ketapang. Melalui olahraga, kita ingin mempertemukan berbagai pihak dalam suasana yang lebih santai, sehat, kompetitif, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Jupri.
Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyediakan sejumlah penghargaan individual bagi pemain dan pendukung terbaik. Berdasarkan informasi yang disampaikan panitia, hadiah yang diperebutkan meliputi Juara I sebesar Rp 6 juta plus trofi dan medali, Juara II Rp3 juta plus trofi dan medali, Juara III Rp2 juta plus trofi dan medali, serta Juara IV Rp1,5 juta plus trofi dan medali.
Panitia juga menyediakan penghargaan untuk kategori Best Player, Top Score, Best Keeper, dan Best Supporter sebagai bentuk apresiasi terhadap individu maupun kelompok yang memberikan kontribusi terbaik selama turnamen.
Jupri berharap seluruh calon peserta dapat mempersiapkan tim dengan baik dan mengikuti kompetisi dengan mengedepankan semangat fair play.
”Kami ingin turnamen ini menjadi kompetisi yang menarik, tetapi tetap mengedepankan sportivitas. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara sehat, menghormati lawan dan perangkat pertandingan, serta menjadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat hubungan antarsesama,” katanya.
Sementara itu, Ketua KSMI Kabupaten Ketapang, Sapwan Noor, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Mini Instansi & BUMN di Kabupaten Ketapang merupakan bagian dari komitmen KSMI untuk terus memasyarakatkan olahraga, khususnya sepak bola mini, kepada berbagai lapisan masyarakat.
Sapwan menilai instansi pemerintah dan BUMN merupakan bagian penting dalam ekosistem masyarakat Kabupaten Ketapang. Karena itu, mempertemukan berbagai institusi tersebut melalui kegiatan olahraga dinilai memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar kompetisi.
”Kami ingin sepak bola mini tidak hanya berkembang di kalangan komunitas atau klub, tetapi juga dapat menjadi bagian dari aktivitas positif di lingkungan instansi dan BUMD. Melalui turnamen ini, kami ingin membangun budaya olahraga sekaligus memperkuat silaturahmi dan sinergi antarlembaga di Kabupaten Ketapang,” ungkap Sapwan.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan untuk mempertemukan orang-orang dari latar belakang dan institusi yang berbeda. Ketika mereka berada di lapangan, yang dibangun bukan hanya kemampuan bermain, tetapi juga komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, sportivitas, dan rasa saling menghargai.
”Sepak bola mengajarkan kita tentang kerja sama. Tidak ada tim yang dapat mencapai tujuan hanya dengan mengandalkan satu orang. Nilai inilah yang juga ingin kita bangun melalui kegiatan ini, yaitu kebersamaan, kekompakan, disiplin, dan semangat untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.
Sapwan berharap Turnamen Sepak Bola Mini Instansi & BUMN di Kabupaten Ketapang dapat menjadi agenda yang memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga di daerah. Ia juga mengajak seluruh instansi dan BUMN untuk berpartisipasi serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum membangun hubungan yang semakin erat.
”Kami mengajak seluruh instansi dan BUMN di Kabupaten Ketapang untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini. Mari kita jadikan sepak bola mini sebagai media untuk mempererat silaturahmi, membangun sinergi, menjaga kebugaran, dan tentunya memasyarakatkan olahraga di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.
Untuk informasi dan pendaftaran, peserta dapat menghubungi Jupri Ardianto 0896-6830-1400melalui nomor yang tercantum dalam poster kegiatan atau Fahrurrazi 0821-4875-9140 sebagai kontak panitia.HN.
Beranda
Berita
KSMI Kabupaten Ketapang Siapkan Turnamen Sepak Bola Mini Instansi & BUMN Tahun 2026, 32 Tim Bakal Bersaing di Garuda Mini Soccer
KSMI Kabupaten Ketapang Siapkan Turnamen Sepak Bola Mini Instansi & BUMN Tahun 2026, 32 Tim Bakal Bersaing di Garuda Mini Soccer
Rekomendasi untuk kamu

Ketapang – Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Ketapang kembali menggelar kompetisi Fivefeo Vertical…

SUKADANA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dipusatkan di Kabupaten…

Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, 4 Agustus 2026 – Sekitar 130 perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas…

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi (AMPD) menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Kementerian Agama…

Ketapang, Senin, 3 Agustus 2026 – Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor melaksanakan audiensi dengan Ketua…

Ahli Gizi SPPG Laksanakan Pemantauan Porsi Ompreng di Sejumlah Titik Posyandu Kecamatan Benua Kayong
Ketapang, Senin, 3 Agustus 2026 – Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas layanan Program Makan…







