Menu

Mode Gelap
Tasyakuran dan Pengesahan Warga Baru Tingkat 1 PSHT Cabang Pontianak Berlangsung Dengan Sukses Kapolda Kalbar, Pejabat Baru Tekankan Kolaborasi dan Inovasi  How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers

Berita · 4 Okt 2024 15:54 WIB ·

Very Ivandi Sinaga, Mahasiswa Unnes Semarang Asal Kubu Raya ditemukan Tewas di Kosannya


 Very Ivandi Sinaga, Mahasiswa Unnes Semarang Asal Kubu Raya ditemukan Tewas di Kosannya Perbesar

beritaborneo.co.id/ Warga di Jalan Pisang RT 2 RW 3, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang, dikejutkan dengan penemuan seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tewas tergantung di kamar kosnya pada Kamis, 3 Oktober 2024. Korban diketahui bernama Very Ivandi Sinaga, seorang mahasiswa asal Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, membuat suasana sekitar lokasi menjadi ramai dengan warga yang penasaran dan ingin melihat kondisi jenazah secara langsung.

Ketua RT setempat, Suratman, menjelaskan bahwa Very ditemukan dalam keadaan tergantung oleh pengelola kosan. Pihak pengelola mulai khawatir karena Very tidak terlihat keluar dari kamar sejak sehari sebelumnya.

“Kami tidak tahu persis kapan ia meninggal. Saat ditemukan, kondisinya sudah tergantung di kamarnya,” ujar Suratman kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa Very adalah mahasiswa semester lima yang sudah tinggal di kosan tersebut sejak awal masa kuliah. Namun, selama tinggal di wilayah tersebut, Very belum pernah melapor kepada ketua RT, yang menunjukkan bahwa ia memang jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Suratman juga menyebut bahwa Very dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Aktivitas sehari-harinya lebih sering dihabiskan di dalam kamar, dan suara game yang dimainkan Very kerap terdengar oleh tetangga.

“Kami sering dengar suara game dari kamarnya, tapi tidak tahu masalahnya apa,” kata Suratman.

Salah seorang teman kos Very, Donny Satria, juga mengungkapkan hal serupa. Menurut Donny, Very jarang bergaul dengan penghuni kos lainnya.

“Very itu orangnya tertutup, jarang ngobrol dengan kami,” ungkap Donny.

Ia juga bercerita bahwa ia terakhir kali bertemu dengan Very sekitar satu minggu yang lalu, ketika mereka bertemu di kamar mandi kos.

“Ketemunya paling di kamar mandi, terakhir seminggu lalu cuma nyapa habis dari kamar mandi,” tambah Donny.

Donny menambahkan bahwa ia sering mendengar suara Very bermain game hingga subuh, meski dirinya tidak mengetahui game apa yang dimainkan. Namun, ketika peristiwa tragis ini terjadi, Donny mengaku tidak menyadari bahwa temannya sudah tewas tergantung di dalam kamar.

“Saya baru tahu setelah makan malam, tiba-tiba ramai dan ternyata ada kejadian ini,” tuturnya dengan nada tak percaya.

Saat ini, kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Kasus ini menambah daftar panjang kasus mahasiswa yang mengalami tekanan psikologis, yang kerap kali tidak terdeteksi oleh lingkungan sekitar.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Hadirkan Senyum di Bulan Suci, Yayasan Fawaidus Syifa Lil Qulub Pontianak Ajak 30 Anak Yatim Belanja di Mitra Anda dan Buka Puasa di Hotel

8 Maret 2026 - 15:48 WIB

Pontianak Hari Ini

Tebus Sembako Murah, Fenty Noverita: Kami Ingin Membantu Masyarakat Memperoleh Kebutuhan Pokok Terjangkau

7 Maret 2026 - 00:14 WIB

FKDM Ketapang Audiensi dengan Bupati Ketapang, Perkuat Sinergi Cegah Tangkal Dini

4 Maret 2026 - 20:26 WIB

Penemuan Jasad Bayi di Kubu Raya, Polisi Buru Orang Tua Pelaku

3 Februari 2026 - 19:20 WIB

Haul Mbah Kyai Mat Halil Berjalan Sukses di Hadiri Prof. KH. Aqil Siradj, MA

28 Desember 2025 - 23:13 WIB

Maxim Nobatkan Mitra Ojol Terbaik Pontianak dalam Program Best Driver

26 Desember 2025 - 10:17 WIB

Trending di Berita Kalbar