Seedbacklink
Berita  

Hasanuddin, S.Sos Usung Kepemimpinan Adil dan Tegas untuk Pagar Nusa Kubu Raya

Pagar Nusa Untuk Indonesia

Hasanuddin, S.Sos
Foto: Hasanuddin, S.Sos Bakal Calon Ketua Umum Pagar Nusa Kubu Raya. (Ist)
Deskripsi Gambar

Kubu Raya – Pria bernama lengkap Hasanuddin, S.Sos itu muncul sebagai sosok yang mulai diperhitungkan di bursa pencalonan Ketua PC Pagar Nusa Kubu Raya. Meski belum semua pihak memberi respons, langkahnya tetap maju dengan tekad kuat. Gagasan soal kepemimpinan yang adil dan tegas ia letakkan sebagai fondasi utama. Tidak hanya bicara struktur, fokus juga tertuju pada peningkatan kapasitas internal lembaga. Dorongan untuk kemajuan organisasi bukan sekadar wacana – ia ingin ada aksi nyata. Ke depan, arah gerak yang ditawarkan bertumpu pada daya saing serta keberlanjutan roda kepengurusan.

 

Pernah mengikuti banyak agenda di lingkungan organisasi, Hasanuddin punya reputasi soal keseriusannya menjaga semangat NU dalam Pagar Nusa. Karakter pemuda tangguh – tertib, santun, peduli bangsa – dianggap lahir dari wadah ini. Dari situ ia yakin pencak silat bawah naungan Nahdlatul Ulama bukan sekadar latihan fisik saja.

 

“Pagar Nusa bukan hanya wadah pencak silat, tetapi juga ruang pembinaan kader yang mampu menjaga tradisi, memperkuat persaudaraan, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Hasanuddin dalam keterangannya.

 

Pada pandangan pemimpinnya, Hasanuddin menganggap penyatuan struktur sampai ke cabang terkecil jadi hal penting. Latihan bagi anggota perlu naik level, begitu juga soal kerja sama dengan banyak kelompok lain. Kemajuan Pagar Nusa di Kubu Raya tak lepas dari upaya merangkul lebih banyak mitra. Fokusnya bukan sekadar tumbuh, melainkan bertahan kuat dari bawah.

 

Pelatih itu tak hanya fokus pada latihan harian, tetapi terus menggalakkan sistem regenerasi yang kuat. Dengan cara ini, Pagar Nusa bisa melahirkan anak muda tangguh yang unjuk gigi di arena lokal sampai kancah besar tanah air.

 

Meski tak semua setuju, beberapa kader melihat Hasanuddin punya bekal memadai buat pimpin organisasi. Dekat dengan anggota jadi salah satu kelebihan, selain ia juga terbiasa menjalin komunikasi antar generasi. Kepercayaan ini muncul saat diskusi internal berlangsung minggu lalu. Dalam situasi seperti sekarang, sosok yang bisa menyambungkan perbedaan usia dianggap penting. Pemilihan nanti kemungkinan akan mempertimbangkan faktor-faktor tadi secara lebih serius.

 

Persatuan jadi harapan utama saat Hasanuddin maju dengan tagline “Adil dan Tegas”. Momentum pemilihan Ketua PC Pagar Nusa Kubu Raya dimaknai sebagai ruang tumbuhnya rasa satu tujuan. Semangat bersama di kalangan kader mulai muncul perlahan lewat proses ini. Tagar kesetaraan ikut melingkupi suasana yang sedang terbangun. Di tengah dinamika, tekad kuat tetap melekat pada setiap langkah mereka.

 

Pemilihan ketua baru PC Pagar Nusa Kubu Raya diminta agar jalan secara terbuka, satu proses yang turut membentuk masa depan lembaga ini. Dari sini harapan muncul: eksistensi mereka semakin nyata sebagai penjaga tradisi pencak silat bernafaskan Islam Ahlussunnah wal Jamaah di wilayah tersebut. (Tim)

RajaBackLink.com