Seedbacklink
Berita  

Gelombang Dukungan Menguat, Warga Kalbar Kawal Program Prioritas Pemerintah

Deskripsi Gambar

PONTIANAK – Gelombang dukungan terhadap keberlanjutan pembangunan nasional terus mengalir dari Bumi Khatulistiwa. Masyarakat Kalimantan Barat menggelar aksi damai bertajuk “Bertuliskan Suara” sebagai bentuk ekspresi dukungan sekaligus komitmen untuk mengawal berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Aksi yang berlangsung di Bundaran Digulis, Pontianak, pada Sabtu (20/6/2026) tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Peserta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai melalui berbagai pesan dukungan yang dituliskan pada media yang disediakan panitia.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud partisipasi masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan ekonomi daerah, serta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah pelosok.

Selain menyuarakan dukungan terhadap program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan terkait implementasi berbagai program prioritas agar dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Kalimantan Barat.

Suasana aksi berlangsung kondusif dengan pengamanan yang dilakukan oleh aparat terkait. Peserta berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Melalui aksi damai “Bertuliskan Suara”, masyarakat Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk turut mengawal dan mendukung program-program prioritas pemerintah demi kemajuan bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Berbeda dengan pandangan mahasiswa, kelompok emak-emak ini justru mendesak agar program MBG tetap dipertahankan. Mustika, salah satu peserta aksi, dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah seharusnya membasmi para koruptor yang menyalahgunakan anggaran, bukan malah menutup program yang sangat bermanfaat bagi rakyat kecil.

“Kami, para Pejuang Rupiah, memohon agar program MBG tidak ditutup. Silakan basmi korupsinya, tapi MBG harus tetap dilanjutkan. Anak-anak kami sangat terbantu dengan adanya program ini,” ujar Mustika di sela-sela aksi unjuk rasa.

RajaBackLink.com