Jakarta, beritaborneo.co.id – PSG akhirnya menciptakan sejarah kembali setelah meraih gelar UEFA Champions mereka dengan mengalahkan Arsenal (4–3) lewat adu penalti di final di Puskas Arena, Budapest pada Minggu dini hari (31/5/2026).
Pada menit K. Havertz 5′ membawa Arsenal unggul satu kosong atas PSG dan keunggulan tersebut hingga akhir turun minum babak pertama.
Ousmane Dembele mengonversi penalti pada menit ke-64 pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Arsenal, di Final Liga Champions.
Gol tersebut membuat kedudukan imbang 1-1 setelah PSG sempat tertinggal lebih dulu melalui gol cepat Kai Havertz di menit ke-5. Pertandingan terpaksa dilanjutkan ke perpanjangan waktu sebelum usai namun, skor masih 0:0 sehingga adu Pinalti dilakukan.
Melihat dari statistik tersebut PSG lebih mendominasi dalam hal penguasaan bola dengan 72 persen penguasaan bola dan 847 operan.
PSG juga melakukan 19 upaya ke gawang dibandingkan hanya lima upaya dari Arsenal. Tetapi keberhasilan finishing dan ketahanan membuat Arsenal mampu bertahan ketika menjalani laga ketat.













