Kejutan besar terjadi di ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Klub raksasa Inggris, Manchester City, resmi tersingkir usai dikalahkan tim asal Arab Saudi, Al-Hilal, dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Camping World, Orlando, pada Senin (30/6) waktu setempat atau Selasa pagi WIB.
Laga penuh drama tersebut berakhir dengan skor 2-2 di waktu normal, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan (extra time). Dalam momen krusial itulah, Al-Hilal mampu membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke perempat final, mengubur harapan Pep Guardiola untuk meraih gelar dunia pertama bersama The Citizens.
Manchester City sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan, namun lini belakang mereka tampak kesulitan meredam serangan balik cepat Al-Hilal. Kedua tim saling balas gol hingga babak kedua berakhir imbang 2-2.
Pada babak tambahan, Al-Hilal tampil lebih agresif dan berhasil mencetak gol penentu kemenangan, sekaligus menyegel langkah mereka ke babak selanjutnya.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui kekalahan ini sebagai refleksi penting terutama terkait:
Konsistensi lini pertahanan yang rapuh di menit-menit akhir. Ketidakefektifan serangan meskipun menguasai penguasaan bola.
Sementara itu, pelatih anyar Al-Hilal, Simone Inzaghi, sukses mencetak sejarah dengan mengalahkan juara Eropa dan membuktikan kualitas strategi khasnya di panggung internasional.
Keberhasilan Al-Hilal menyingkirkan tim sekelas Manchester City menjadi sinyal kuat bahwa klub-klub Asia kini mulai diperhitungkan secara global. Dengan dukungan investasi besar, pelatih kelas dunia, dan pemain bintang, kekuatan sepak bola Asia terutama Timur Tengah kian berkembang pesat.









