Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak menggelar Pelatihan Vokasi Make Up Artist (MUA) Tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang kecantikan. Disnaker juga ingin menciptakan tenaga kerja yang profesional dan mandiri di industri kreatif.
Peserta memperoleh materi teori dan praktik tata rias wajah. Instruktur mengajarkan teknik make up untuk berbagai acara dan cara memilih produk kecantikan yang tepat. Peserta juga mendapat wawasan kewirausahaan agar mampu mengembangkan usaha jasa rias secara mandiri.
Pelatihan ini berlangsung mulai 8 hingga 17 Juni 2026. Sebanyak 1.800 orang mendaftar untuk mengikuti program tersebut. Namun, panitia penyelenggara membatasi peserta sesuai kuota yang sudah ditetapkan.
Kepala Bidang Pelatihan, Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja (P2PKK) Disnaker Kota Pontianak, Huriansyah, S.E., menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah. Tujuannya membangun sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja.
“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis kepada peserta sehingga mampu menciptakan peluang usaha baru dan mengurangi angka pengangguran, khususnya di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat,” ujar Huriansyah.
Menurut Huriansyah, sektor jasa kecantikan menawarkan prospek yang menjanjikan. Kebutuhan masyarakat terhadap layanan tata rias terus meningkat untuk berbagai acara. Karena itu, Disnaker tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis, tetapi juga wawasan kewirausahaan.
Kepala Disnaker Kota Pontianak menyampaikan bahwa pelatihan vokasi menjadi program strategis pemerintah daerah. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran. Disnaker berharap para peserta mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor jasa dan industri kreatif.













