KALIMANTAN BARAT, BERITABORNEO.CO.ID – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat mengimbau seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Kalimantan Barat bersama warga NU di masing-masing wilayah untuk melaksanakan shalat sunnah Istisqa’.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan dan rahmat Allah SWT di tengah kondisi kekeringan serta dampak kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
PWNU Kalbar mengajak pelaksanaan shalat Istisqa’ dilakukan dengan memperbanyak istighfar, taubat, amal saleh, doa, serta munajat kepada Allah SWT. Momentum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana introspeksi diri sekaligus meningkatkan ketakwaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Melalui pelaksanaan shalat Istisqa’, warga NU juga diajak memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menjaga keselamatan masyarakat, serta mengakhiri kondisi kekeringan yang berdampak terhadap kehidupan sosial dan lingkungan.
Selain aspek keagamaan, PWNU Kalbar mendorong seluruh PCNU menjadikan kondisi kekeringan dan kebakaran sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarsesama.
Warga NU diharapkan saling membantu dan bergotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan maupun kebakaran, khususnya dengan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, membantu kelompok rentan, serta mendukung berbagai upaya penanggulangan dampak bencana di wilayah masing-masing.
PWNU Kalbar berharap kebersamaan, kepedulian, dan doa yang dipanjatkan secara sungguh-sungguh dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh ikhtiar kita, mengampuni segala kekhilafan, memberikan rahmat dan pertolongan-Nya, serta menjauhkan masyarakat Kalimantan Barat dari berbagai musibah dan bencana,” demikian harapan yang disampaikan PWNU Kalimantan Barat.















