Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Fery Iswandi Soroti Isu Pembukaan Lahan

Karhutla
Foto: Ferry Irwandi content creator, aktivis, dan pemengaruh media sosial asal Indonesia/Ist.
Deskripsi Gambar

Kalimantan, beritaborneo.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu persoalan lingkungan yang kerap terjadi di Pulau Kalimantan. Fenomena tersebut memunculkan berbagai sorotan, termasuk terkait dugaan aktivitas pembukaan lahan yang menggunakan metode pembakaran.

Isu tersebut turut mendapat perhatian dari Fery Iswandi. Ia menyoroti persoalan karhutla sekaligus mengajak masyarakat untuk melihat secara lebih objektif tradisi pembukaan lahan yang dilakukan oleh masyarakat adat di Kalimantan.

Dalam pandangannya, persoalan karhutla tidak semestinya hanya diarahkan kepada masyarakat adat. Ia mengingatkan pentingnya memahami konteks, tradisi, serta praktik pengelolaan lahan yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Fery Iswandi juga berpesan agar masyarakat tidak terburu-buru menyalahkan masyarakat adat dalam setiap persoalan kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan pemahaman yang menyeluruh, termasuk dengan membedakan praktik pembukaan lahan secara tradisional dengan aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran dalam skala luas.

“Saya bertemu dan berbicara dengan salah satu dari mereka, ini bukan bulan mereka mengganti kebun dan membuka lahan, kalau soal membakar, mereka lakukan itu ratusan tahun di kalimantan, tapi karhutla seperti ini baru terjadi sejak era orde baru? kenapa demikian? karena masyarakat adat di sana membakar dengan aturan adat yang sangat ketat sekali dan sanksi yang berat bila melanggar, dari mulai batas lahan sampai sekat, jadi kita sudah harusnya berhenti menyalahka masyarakat adat kalimantan sebagai penyebab bencana saat ini.” Ujar Fery menjawaban komentar netizen di Instagram pribadinya, Minggu (30/08/2026).

 

seedbacklink