Menu

Mode Gelap
Tasyakuran dan Pengesahan Warga Baru Tingkat 1 PSHT Cabang Pontianak Berlangsung Dengan Sukses Kapolda Kalbar, Pejabat Baru Tekankan Kolaborasi dan Inovasi  How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers

Berita Borneo · 17 Mar 2025 12:35 WIB ·

Sinergi Media dan Kepolisian: DPW P2MI Kalbar Tekankan Jurnalisme Bertanggung Jawab


 Sinergi Media dan Kepolisian: DPW P2MI Kalbar Tekankan Jurnalisme Bertanggung Jawab Perbesar

PONTIANAK (beritanorneo.co.id) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Pemimpin Media Indonesia (P2MI) Kalimantan Barat menggelar rapat kerja dan buka puasa bersama di Hotel Transera, Jalan Gajah Mada, Pontianak, Senin (17/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar media serta membahas strategi peningkatan profesionalisme jurnalistik di Kalimantan Barat.

Hadir dalam acara tersebut AKBP Prinanto, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalbar, H. Daniel Tangkau, S.H., CLA selaku Penasihat Hukum P2MI Kalbar, serta para pimpinan dan pemilik media online di wilayah tersebut.

Ketua DPW P2MI Kalbar, Thomas Mamahani, menegaskan pentingnya peran media dalam membangun ekosistem informasi yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. Ia berharap melalui sinergi antar pemimpin media, dapat tercipta program-program strategis yang berdampak positif bagi industri pers dan masyarakat.

“Dengan adanya sinergi antar pimpinan media, kita dapat menciptakan program-program yang meningkatkan kualitas jurnalisme, memperkuat jaringan kerja sama, serta memberikan manfaat bagi seluruh anggota dan masyarakat luas,” ujar Thomas dalam sambutannya.

Di sisi lain, AKBP Prinanto dalam sambutanya menyoroti pentingnya kerja sama antara media dan kepolisian dalam menyajikan informasi yang akurat dan mendukung stabilitas keamanan daerah. Ia mengingatkan bahwa di era digital yang serba cepat, media harus tetap mengutamakan akurasi dan etika dalam pemberitaan.

“Jika media menyebarkan informasi tanpa verifikasi yang jelas, dampaknya bisa sangat besar, terutama terkait isu sensitif seperti suku dan etnis. Oleh karena itu, media harus tetap berpegang pada prinsip jurnalistik yang baik,” kata Prinanto.

Selain itu, H. Daniel Tangkau, S.H., CLA menambahkan bahwa aspek legal dalam dunia pers tidak bisa diabaikan. Para pemilik media harus memahami regulasi hukum yang berlaku agar dapat menjalankan usahanya dengan integritas dan profesionalisme.

Acara ini diakhiri dengan buka puasa bersama, yang menjadi momentum kebersamaan dan mempererat hubungan antar anggota P2MI Kalbar.

Diharapkan, hasil rapat kerja ini dapat membawa dampak positif bagi perkembangan industri media di Kalimantan Barat serta memperkuat peran media dalam menyajikan informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

FKDM Ketapang Audiensi dengan Bupati Ketapang, Perkuat Sinergi Cegah Tangkal Dini

4 Maret 2026 - 20:26 WIB

Penemuan Jasad Bayi di Kubu Raya, Polisi Buru Orang Tua Pelaku

3 Februari 2026 - 19:20 WIB

Maxim Nobatkan Mitra Ojol Terbaik Pontianak dalam Program Best Driver

26 Desember 2025 - 10:17 WIB

AMAN Kalbar Ajak Masyarakat Menyikapi Perayaan Tahun Baru 2026 secara Bijak

25 Desember 2025 - 14:50 WIB

Yakorma Tunjuk PT. Passi Tirta Agung Untuk Produksi Air Mineral Neilos Equator Milik Yakorma

22 Desember 2025 - 16:23 WIB

Abdul Rohman Nahkodai HMI Cabang Mempawah, Misi Teguhkan Semangat Solidaritas 

22 Desember 2025 - 11:40 WIB

HMI Mempawah
Trending di Berita