Mahasiswa S2 MPAI IAIN Pontianak Gelar PKM-KI tentang Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran di SMK Negeri 1 Singkawang

Singkawang

Mahasiswa
Foto: Mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, Singkawang, Rabu (29/10/2026)/Ist.
Deskripsi Gambar

SINGKAWANG – Mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI) bertajuk “AI for Teachers: Dari Ide Menjadi Aplikasi Asesmen Digital” di SMK Negeri 1 Singkawang, Rabu (29/10/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran” sebagai upaya memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengembangkan asesmen digital.

 

Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan SMK Negeri 1 Singkawang, Jalaludin, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan PKM-KI yang diinisiasi oleh mahasiswa MPAI Pascasarjana IAIN Pontianak. Kegiatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif.

 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh dosen pembimbing, M. Tisna Nugraha, M.S.I. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi akademik mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berbagi pengetahuan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan.

 

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana IAIN Pontianak. Materi berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran, khususnya untuk membantu guru mengembangkan perangkat asesmen digital. Penyampaian materi memadukan penjelasan konseptual dengan praktik langsung agar peserta dapat memahami dan menerapkan teknologi AI sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

 

Pelatihan ini mencakup empat materi utama. Pertama, teknik menyusun prompt, yaitu cara memberikan instruksi kepada AI secara jelas dan terarah agar menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Keterampilan ini penting untuk membantu guru mengoptimalkan AI sebagai alat bantu dalam menyiapkan berbagai perangkat pembelajaran.

 

Kedua, penyusunan soal dan kunci jawaban. Pada sesi ini, guru diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk membantu menyusun instrumen asesmen berdasarkan materi pembelajaran. Hasil yang diperoleh tetap perlu ditelaah dan diverifikasi oleh guru untuk memastikan ketepatan isi, kesesuaian tingkat kesulitan, serta validitas kunci jawaban.

 

Ketiga, praktik membuat aplikasi asesmen digital. Para guru SMK Negeri 1 Singkawang berkesempatan menerapkan materi yang telah dipelajari dengan mengembangkan gagasan menjadi aplikasi yang dapat mendukung proses evaluasi pembelajaran. Sesi praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memanfaatkan teknologi untuk menjawab kebutuhan asesmen di sekolah.

 

Keempat, publikasi aplikasi menggunakan GitHub Pages. Materi ini memperkenalkan tahapan publikasi aplikasi berbasis web agar dapat diakses secara daring. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya membahas penggunaan AI untuk menyusun soal, tetapi juga mengenalkan proses pengembangan hingga publikasi aplikasi asesmen digital.

 

Melalui rangkaian materi dan praktik tersebut, para guru diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran, khususnya untuk mendukung pengembangan asesmen digital. Pemanfaatan AI berpotensi membantu meningkatkan efisiensi kerja guru sekaligus membuka peluang bagi pengembangan metode evaluasi yang lebih kreatif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.

 

Kegiatan PKM-KI ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa S2 MPAI Pascasarjana IAIN Pontianak dalam mendukung pengembangan kompetensi pendidik melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperkenalkan inovasi yang relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan.

 

Melalui kegiatan bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran”, para guru didorong untuk tidak hanya mengenal AI sebagai teknologi, tetapi juga memahami penerapannya secara praktis dan bertanggung jawab. Penggunaan AI tetap memerlukan pertimbangan pedagogis, pemeriksaan akurasi informasi, serta keterlibatan aktif guru agar hasilnya selaras dengan tujuan pembelajaran.

 

Sejalan dengan slogan “Hadirkan Masa Depan Pendidikan Bersama AI”, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi digital guru dan memperluas pemanfaatan teknologi dalam pengembangan asesmen pembelajaran. Dengan demikian, AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung kreativitas dan produktivitas guru tanpa mengesampingkan peran pendidik dalam menjaga kualitas proses pendidikan.

seedbacklink