Menu

Mode Gelap
Tasyakuran dan Pengesahan Warga Baru Tingkat 1 PSHT Cabang Pontianak Berlangsung Dengan Sukses Kapolda Kalbar, Pejabat Baru Tekankan Kolaborasi dan Inovasi  How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers

Kalimantan Barat · 4 Jun 2025 15:24 WIB ·

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Jaminan Produk Halal: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Halal Indonesia


 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Jaminan Produk Halal: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Halal Indonesia Perbesar

PONTIANAK,-Satgas Layanan Jaminan Produk Halal Kalimantan Barat mengapresiasi adanya pelatihan Penyelia Halal bagi UMK di Kota Pontianak, tentu ini akan memperkuat proses produk halal di sebuah perusahaan yang terjamin, baik dalam hal bahan baku, proses produksi, sampai pengawasan kualitas, sehingga kemudian Pelaku Usaha dapat menggunakan dan mempromosikan produk halal secara lebih baik, misalnya dengan berbasis Digital dan AI.

 

Dijelaskan Didi Darmadi Satgas Layanan Jaminan Produk Halal, yang lebih dikenal dengan Satgas Halal Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, saat menghadiri kegiatan pelatihan bagi Penyelia Halal UMK se Kota Pontianak. Acara ini juga dihadiri Ketua Umum DP MUI Kalbar, dibuka oleh Wakil Walikota Pontianak, Satgas Layanan Jaminan Produk Halal, Perwakilan BI Kalbar, LPPOM MUI, Diskumdag Pontianak, Manzil Halal, dan tamu lainnya. Acara dilaksanakan digedung BI Lama dari tanggal 3-4 Juni 2025.

 

“Satgas Halal mengapresiasi para pihak yang telah mensupport pelatihan ini, yang telah membantu menguatkan terbentuknya ekosistem halal di Kalimantan Barat, baik dari Pemerintah Kota Pontianak, MUI Kalimantan Barat, dan Bank Indonesia, tentu nanti akan memperkuat pengawasan kualitas produk secara langsung, sehingga masyarakat lebih terjamin dan aman dalam mengkonsumsi produk dari para pengusaha UMK di Kota Pontianak maupun secara menyeluruh,” ucap Didi.

 

Bahasan, SH Wakil Walikota Pontianak menyampaikan bahwa pemerintah Kota Pontianak akan selalu mendukung dan berkolaborasi dengan berbagai elemen agar berkembangnya industri dan wisata halal di Pontianak dan Kalimantan Barat. Kali ini memang baru 47 peserta yang ikut program dari 115 PU yang akan kami support tahun ini. Kami juga berterima kasih karena BI juga sudah melatih 30 Pelaku Usaha untuk menggunakan dan mempromosikan produk secfara digital, ini sangat bermanfaat untuk para pengusaha UMK di Pontianak.

 

“Kolaborasi menjadi sangat penting untuk agenda-agenda seperti ini, terutama untuk kafe dan restoran. Kita harus lakukan sosialisasi secara bersama. Kami berpesan agar peserta mengikuti secara serius pelatihan ini, supaya produk dari PU UMK bisa terjamin kehalalannya, apalagi Kota Pontianak didirikan para pendahulu yang juga ulama, supaya kita tidak kena kualat karena mengabaikan produk yang halal dan sehat,” jelas Bahasan.

Ketua UMUM MUI Kalbar KH. Basri HAR mengingatkan pentingnya ikhtiar untuk terus menjamin keberlangsungan kehalalan produk.

Doni Sapta Wijaya dari BI menyampaikan bahwa akan ada Festival Ekonomi Syariah di Kalimantan Barat dalam waktu dekat, silakan para pengusaha UMK untuk update dan berpartisipasi nantinya.*

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Mayat Pria Lansia Mengapung di Parit PT BPK Dikenal Warga Kuala Mandor B

25 Juli 2025 - 06:05 WIB

Prof Syarif : Besama NU di Kalbar bangun dan memajukan Pendidikan 

27 Juni 2025 - 15:02 WIB

Gerak Mencurigakan Pertamina, Badko HmI Kalbar: Pemerintah Daerah Perlu Turun Tangan

15 Juni 2025 - 18:43 WIB

Pererat Sinergi, P2MI Kalbar Lakukan Audiensi Kejati Kalbar

12 Juni 2025 - 21:00 WIB

Misterius Anak Umur 1 Tahun 11 Bulan Hilang di Singkawang, Memasuki Hari ketiga

12 Juni 2025 - 16:17 WIB

Bingung Kuliah di Mana? Kampus Pilihan Kalian di Kalbar!

11 Juni 2025 - 22:30 WIB

Trending di Kalimantan Barat